Waktu
booting (boot-time) yang cepat tentu menjadi idaman setiap pengguna
laptop/komputer. Memang, sudah menjadi hal yang alamiah bahwa seiring berjalannya
waktu boot-time menjadi semakin lambat. Bila Anda pengguna Windows
7 dan merasa boot-time Windows Anda mulai lambat, jangan khawatir.
Saya akan berbagi mengenai tips & trik supaya boot-time Windows
Anda menjadi lebih cepat.
Sebelumnya, kita perlu mencari cara untuk
menghitung boot-time secara akurat. Tentu saja kita bisa menggunakan
jam tangan untuk keperluan ini, namun ada cara yang lebih akurat lagi. Pertama
adalah menggunakan aplikasi yang bernama Boot Racer.
Aplikasi ini memang dibuat khusus untuk menghitung boot-time Windows.
Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi yang saya capture dari
laptop HP saya sendiri berikut ini:
- Pertama download dulu installer-nya (dalam bentuk zip) di sini.
- Setelah selesai, dobel klik file zip tersebut, kemudian dobel klik file installer didalamnya.
- Klik Next ketika muncul window Installation Wizzard.
- Pilih “I accept the license agreement”, lalu klik Next.
- Bila muncul window User Account Control (UAC), klik saja Yes.
- Setelah proses instalasi selesai, tampilan awal Boot Racer akan muncul. Klik saja di gambar stop watch tersebut.
- Klik Yes untuk restart.
- Pada saat memasuki Desktop, di sebelah kanan bawah akan muncul window kecil yang menunjukkan boot-time. Klik See why… untuk melihat detailnya.
- Time To Logon adalah waktu sejak laptop menyala (Start) sampai ke menu Logon (karena saya menggunakan password untuk masuk ke Windows 7, sehingga pada saat booting mampir dulu ke menu Logon). Time to Desktop merupakan total waktu dari mulai Start sampai Desktop siap digunakan. User Logon Waiting Time merujuk pada jumlah waktu selama berada di menu Logon (untuk mengisi password). Klik Show History untuk melihat ringkasannya.
- Di sini terlihat bahwa ada dua parameter utama yang digunakan Boot Racer, yaitu Time to Logon dan Time from Logon to Desktop.
Dari ilustrasi di atas, terlihat bahwa boot-time
Windows 7 di laptop HP saya adalah 76 detik, dan mendapatkan rating Good.
Waktu 6 detik untuk memasukkan password selama di menu Logon (User
Logon Waiting Time), tidak dimasukkan dalam perhitungan untuk menentukan
kecepatan boot-time secara keseluruhan (Time to Desktop).
Cara kedua untuk menghitung boot-time adalah dengan memeriksa Boot
Time Logs melalui Windows Tools. Berikut saya tunjukkan ilustrasinya dengan
menggunakan laptop HP saya sebagai contoh:- Masuk ke Control Panel, lalu klik System and Security.
- Klik View event logs pada bagian Administrative Tools.
- Pada panel sebelah kiri, pilih ke Event Viewer -> Applications and Services Logs -> Microsoft -> Windows -> Diagnostics-Performance -> Operational. Pada panel tengah bagian atas, pilih baris dengan Event ID 100 dan Date and Time paling akhir. Lalu perhatikan nilai Boot Duration pada panel tengah bagian bawah. Inilah waktu booting (dalam mili-detik) yang terjadi pada saat booting terakhir.
Dari contoh di atas terlihat bahwa berdasarkan
Boot Time Logs, boot-time laptop HP saya adalah sekitar 121 detik atau
sekitar dua menit. Hal ini juga menunjukkan bahwa hasil perhitungan antara cara
pertama (dengan Boot Racer) dengan cara kedua ini sangat berbeda, padahal
keduanya mengacu pada booting yang sama. Hal ini wajar saja karena
metode pengukuran yang digunakan memang berbeda, sebagaimana ditunjukkan oleh
diagram berikut ini.
Yang perlu dipahami selanjutnya adalah bahwa
sejak laptop/komputer menyala sampai ke menu Logon (Time To Logon),
proses-proses yang terjadi adalah proses yang banyak berkaitan dengan hardware,
seperti misalnya: memory check, boot device check, loading
driver (ini terjadi pada saat animasi logo Windows 7 ditampilkan), dll.
Sehingga kunci untuk menghemat waktu di sini adalah adalah dengan mengubah setting-an
BIOS untuk menghilangkan pengecekan dan delay-delay yang tidak perlu.
Selain itu, menghilangkan animasi logo Windows 7 juga bisa sedikit mempercepat
Time To Logon ini.
Sebaliknya, sejak dari menu Logon sampai Desktop
siap digunakan (Time From Logon To Desktop), proses-proses yang terjadi adalah
proses yang banyak berkaitan dengan software yang ada di
laptop/komputer. Banyak program-program yang kita gunakan, tanpa kita sadari,
men-setting dirinya supaya dipanggil (di-load) pada saat awal
masuk Windows (Startup). Semakin banyak program yang di-load saat
Startup, semakin lama waktu yang dibutuhkan sebelum Desktop siap digunakan.
Dengan demikian, kunci untuk menghemat waktu di sini adalah dengan mengurangi
jumlah program yang di-load pada saat Startup.
Nah, sampai disini Anda tentu sudah paham
mengenai seluk-beluk per-booting-an Windows, dan proses apa saja yang
terjadi baik sebelum maupun sesudah Logon. Jika Anda tidak men-set password
Windows 7 Anda, maka tentu saja menu Logon ini tidak akan muncul. Namun
demikian proses yang terjadi tetaplah sama.
Kini tibalah saatnya saya memberikan tips &
trik untuk mempercepat boot-time Windows 7. Langkah-langkah di bawah
ini disertai dengan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP milik
saya sendiri pada saat menerapkannya. Di laptop/komputer Anda bisa jadi
tampilannya agak sedikit berbeda, namun konsep dasarnya tetaplah sama. Berikut
langkah-langkahnya:
- Tekan Windows+R untuk memunculkan Run, ketik “msconfig”, lalu tekan Enter untuk memunculkan window System Configuration.
- Pilih tab Boot, dan centang/contreng di bagian No GUI boot. Ini bertujuan untuk menghilangkan munculnya animasi logo Windows pada saat booting yang akan memberikan penghematan waktu. Kalau sudah, klik Advanced Options.
- Centang/contreng pada bagian Number of processors dan lalu pilih angka paling besar di bagian bawahnya. Jumlah angka disini bisa berbeda, tergantung jenis processor yang digunakan. Laptop saya masih menggunakan dual core karenanya angka maksimalnya cuma 2. Bila Anda menggunakan quad core, i3 core, i5 core, i7 core, tentu jumlah angkanya akan berbeda. Pastikan Anda memilih angka yang terbesar! Jika sudah klik OK untuk kembali ke window System Configuration.
- Pilih tab Startup. Di sini terlihat program-program apa saja yang di-load Windows pada saat Startup. Pastikan hanya program yang penting saja yang dipanggil. Program yang jarang digunakan atau tidak terlalu penting sebaiknya tidak perlu dicentang/dicontreng agar boot-time bisa dihemat. Jika ragu, Anda bisa memeriksa bagian Manufacturer dan Command untuk bisa lebih memastikan. Klik Apply lalu OK jika sudah selesai memilih-milih.
- Klik Restart untuk melanjutkan.
- Pada saat restart, bersiap-siaplah untuk masuk ke BIOS dengan menekan tombol untuk masuk BIOS. Tiap merek laptop/komputer biasanya mempunyai tombol BIOS yang berbeda. Di laptop HP saya, untuk masuk BIOS saya harus menekan F10.
- Setelah masuk BIOS, carilah option-option yang berkaitan dengan booting dan bisa menghemat boot-time. Tampilan tiap BIOS pasti berbeda. Di sini saya berikan contoh tampilan BIOS laptop HP saya pada bagian System Configurations -> Boot Options. Lihat bagaimana saya menaruh harddisk (Notebook Hard Drive) di urutan teratas pada Boot Order, sekaligus men-disabled option boot lainnya yang tidak penting. Segala sesuatu yang berkaitan dengan delay juga saya set menjadi nol.
- Pada beberapa BIOS, biasanya terdapat option Quick Boot Mode. Set option ini menjadi Enabled bila terdapat di BIOS Anda. Berikut ini adalah contoh ilustrasi yang saya ambil dari internet (karena di BIOS laptop HP saya tidak ada option ini).
- Setelah selesai pastikan untuk men-Save perubahan yang sudah dilakukan kemudian keluar dari BIOS. Selesai sudah langkah-langkah untuk mempercepat booting Windows, dan sekarang tinggal melihat hasilnya.
Ilustrasi di atas pada dasarnya menggambarkan
penerapan tips & trik untuk mempercepat booting Windows 7 yang
sudah saya uji cobakan sendiri di laptop HP saya. Begitu keluar dari BIOS dan
masuk ke Windows lagi, berikut hasil yang saya dapatkan:
Boot Racer
Dari gambar di atas terlihat bahwa boot-time
saya sekarang menjadi 49 detik, yang artinya terjadi penghematan 27 detik dari
sebelumnya. Rating boot speed saya pun menjadi Excellent. Sungguh luar
biasa!
Boot Time Logs
Terlihat bahwa boot-time saya kini
menjadi sekitar 63 detik, dari yang sebelumnya 121 detik. Jadi ada penghematan
yang signifikan pula apabila dilihat dari catatan Boot Time Logs Windows 7.
Nah, Anda tentu penasaran untuk mencobanya
sendiri bukan?! Silahkan dicoba tips & trik ini, dan akan lebih baik lagi
jika setelah mencoba Anda memposting hasilnya di bagian komentar artikel ini.
Selamat mencoba!

























Tidak ada komentar:
Posting Komentar